6 Penyebab Benjolan di Leher dan Cara Mengobati

Ahli Endokrin, Fakultas Kedokteran UI, RS Cipto Mangunkusumo, dr. Farid Kurniawan, Sp.PD menyatakan bahwa penyebab benjolan di leher dipengaruhi oleh kelenjar tiroid.

Ternyata ada 6 penyebab utama munculnya benjolan di leher. Ciri-cirinya, merasa sakit saat proses menelan. Benjolan akan sering terlihat di bagian bawah ke atas. Salah satu alasan kenapa sakit saat menelan, karena terdapat kelenjar  yang menempel di tulang rawan. 

Baca lebih lanjut untuk mengetahui cara mengatasi masing-masing penyebabnya

Penyebab Benjolan Di Leher

Penyebab benjolan di leher bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Yaitu Masalah kelenjar tiroid, Benjolan subkutan, Pembesaran kelenjar ludah, Kista saluran thyroglossal, Gondongan, dan Kanker Tenggorokan. 

ISK

1. Masalah kelenjar tiroid

Kelenjar tiroid berada di bagian depan leher. Kelenjar ini bisa membesar dalam bentuk padat ataupun cair. Benjolan di leher yang disebabkan kelenjar tiroid disebut penyakit gondok.

Jika gondok tidak segera ditangani, akan menyebabkan tekanan pada saraf di leher. Dampaknya, tidak hanya menimbulkan susah menelan, tetapi juga dapat menimbulkan kesulitan bernafas. Bisa juga benjolan pada leher ini gejala kanker.

2. Benjolan subkutan

Benjolan subkutan

Salah satu penyebab yang kedua, benjolan pada leher bisa karena disebabkan oleh benjolan subkutan atau munculnya kulit tambahan yang mengalami penebalan di atas jaringan kulit. Jika ini yang terjadi, tidak disertai dengan gejala yang mengganggu aktivitas.

3. Pembesaran kelenjar ludah

Bisa juga disebabkan karena mengalami pembesaran kelenjar ludah. Jika mengalami keluhan ini, umumnya orang akan mengalami gangguan saat menelan makanan. Pembesaran kelenjar ludah juga dapat dijadikan sebagai tanda bahwasanya ada infeksi, tumor atau karena ada kondisi medis lain. Benjolan ini bisa terjadi di bagian leher mana saja (bisa kanan, kiri maupun dua-duanya). Jika mengalami keluhan ini, segera periksakan ke dokter.

4. Kista saluran thyroglossal

Benjolan di leher kista saluran thyroglossal adalah kondisi yang sering terjadi pada anak-anak hingga dewasa. Kista adalah kanker jinak. Umumnya dokter akan mengangkatnya, untuk menghindari terjadinya komplikasi.

Baca juga Batuk Berdarah – Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

5. Gondongan

Benjolan pada leher yang paling sering dan umum kita dengar adalah gondongan. Gondongan terjadi akibat infeksi yang disebabkan oleh virus menular. Dimana virus ini mampu menimbulkan pembengkakan pada leher dan menimbulkan rasa nyeri.

6. Kanker Tenggorokan

Benjolan di leher dapat dijadikan sebagai indikasi adanya kanker tenggorokan. Kanker ini menyerang kotak suara, amandel, dan pita suara. Gejala awal kanker tenggorokan, disertai dengan benjolan di leher, sakit saat menelan makanan dan sakit tenggorokan. Adapun gejala lain, seperti mengalami perubahan suara, sering batuk, dan mengalami penurunan berat badan secara drastis. Nah, kanker tenggorokan segera ditangani oleh dokter, agar tidak menimbulkan dampak yang lebih serius.

Itulah beberapa penyebab benjolan di leher. Adapun faktor penyebab lain, misalnya karena lipoma, faringitis, nodul tiroid, infeksi mononukleosis, dan masih banyak lagi.

Baca juga Sering Haus dan Sering Buang Air Kecil? Gejala Diabetes

Cara Mengobati Benjolan di Leher

Lantas, bagaimana cara mengatasi benjolan di leher? Anda bisa menggunakan cara lama, yaitu menjaga pola makan. Jika benjolan sudah terlanjur muncul, dan sekiranya berat. Ada beberapa cara mengatasi secara medis, sebagai berikut.

1.   Operasi

Operasi akan dilakukan jika benjolan di leher sudah besar, dan sekiranya berbahaya untuk pasien. Apalagi jika benjolan tersebut masuk dalam kategorisasi tumor. Maka segera diangkat agar tidak menyebabkan dampak yang lebih buruk.

2.   Terapi Radiasi

Jika benjolan di leher sudah masuk dalam kategorisasi kanker. Maka cara mengatasinya dapat dilakukan dengan terapi radiasi sinar-X. Fungsi radiasi adalah mengecilkan sel kanker dan menjaga jaringan yang mengalami kerusakan akibat kanker.

3.   Kemoterapi

Bisa juga dengan sistem kemoterapi. Khusus kemoterapi diperuntukan untuk benjolan di leher yang mengarah pada kanker. Fungsinya sama dengan terapi radiasi, yaitu mengecilkan Tumor kanker.

Selain pengobatan di atas ada cara lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini jika penyebabnya masih belum diketahui. Berikut cara mengobati benjolan di leher secara mandiri:

  1. Melakukan kompres di benjolan dengan kain basah yang hangat
  2. Menggunakan kompresan dingin (cool pack) setelah dikompres dengan air hangat (jika tidak efektif.)
  3. Mengonsumsi obat pereda nyeri (jika benjolan pada leher terasa nyeri)
  4. Mengonsumsi obat sesuai resep dokter
  5. Istirahat yang cukup

Itulah beberapa cara mengatasi benjolan di leher. Jika anda punya keluhan benjolan yang ringan dan kecil. segera di periksakan ke dokter. Jika anda malu ke dokter dan tidak ingin keluar uang lebih banyak silahkan konsultasikan secara gratis benjolan di leher ke tim autoimuncare.

Baca juga arikel lainnya:

Bagikan Artikel Ini

Baca Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.