Tinja dan Air Seni Pengidap HIV Dapat Menularkan HIV? Fakta!

air seni dan tinja tidak menularkan hiv
download ebook kesehatan gratis

Secara umum dan sudah dibuktikan dengan penelitian, tinja dan air seni pengidap HIV tidak dapat menularkan HIV sebab virus HIV tidak terbawa melalui tinja atau air seni (air kencing).

Berikut beberapa fakta mengenai penularan HIV, sebab masih banyak mitos-mitos yang salah di padangan masyarakat.

  1. Air keringat yang menempel. HIV tidak terdapat pada keringat, tapi pada darah, cairan kelamin dan ASI sehingga tidak bisa menularkan virus melalui air keringat.
  2. Cairan dalam hidung dan air liur, tidak menularkan virus HIV.
  3. Tinja dan air seni, tidak terkandung virus HIV sebab tidak ada kandungan virus di dalamnya.
  4. Makan dengan alat makan (piring, gelas, sendok, dan lainnya) yang sama tidak dapat tertular HIV.
  5. Gigitan nyamuk dan serangga lainnya tidak menularkan HIV, sebab nyamuk tidak memindahkan darah dari satu orang ke orang lain.

Nah, pembahasan di atas merupakan mitos yang sering berbedar di masyarakat sehingga banyak penderita HIV yang dikucilkan, padahal memang tidak terjadi penularan melalui hal-hal di atas. Cari diskusi tentang penyakit HIV lainnya hanya di Diskusi Penyakit HIV.

Baca juga diskusi umum penyakit HIV berikut.

Bagikan Artikel Ini

Baca Artikel Terkait Lainnya

HIV stadium 4

Apa Bedanya HIV dan AIDS

Secara sederhana, perbedaan HIV dan AIDS itu sangat mudah. HIV merupakan sebuah virus, yang artinya bisa menyebar ke manusia-manusia lain seperti sifat virus pada umumnya.

luka lama sembuh

Apa Bisa Penularan HIV Melalui Luka?

Penularan HIV dapat terjadi melalui cairan dalam tubuh seperti darah, air mani dan cairan pra-mani, cairan rektal, cairan vagina, serta ASI. Sementara itu, penularan melalui