6 Ciri Penyakit Kanker Serviks Yang Perlu Dicermati!

Ciri ciri penyakit kanker serviks mungkin sangat sulit di rasakan, biasanya akan lebih terlihat nyata ketika sudah memasuki stadium lanjut. Kanker serviks dikenal juga kanker leher rahim,  lokasinya terdapat pada jaringan leher rahim (organ yang menghubungkan rahim dan vagina). 

Hal ini lah yang membuatnya menjadi pembunuh yang menakutkan, pada tahap awal sulit di deteksi, namun jika baru diketahui pada stadium lanjut akan sulit di obat. Sebelum kita membahas lebih detil mengenai gejala kanker serviks, ada baiknya kita mengetahui faktor apa saja yang dapat menyebabkan terjadinya kanker berbahaya pada wanita ini. 

Ciri ciri penyakit kanker serviks terdiri dari 6 indikasi:

berikut ciri penyakit serviks yang perlu anda perhatikan:

1. Pendarahan menstruasi yang lebih panjang dan lebih berat dari biasanya

Anda mungkin mengalami masa menstruarsi yang ‘banyak’ pada haris pertama sampai dengan hari ketiga. Namun Jika anda terus ‘banyak’ sampai beberapa hari bahkan berminggu, anda sudah harus curiga dengan penyakit mematikan ini, setidaknya anda mulai melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah itu adalah salah satu gejala kanker rahim. 

ISK

2. Rasa sakit selama berhubungan suami istri

Jika anda tidak “seperti biasanya” saat melakukan hubungan suami istri dan cenderung sangat sakit tanpa sebab yang berarti. Pastikan anda langsung berkonsultasi dengan dokter terkait agar memeriksakan masalah terkait. Kecenderungan rasa sakit selama berhubungan juga menjadi salah satu faktor yang paling tinggi yang dapat menyebabkan kanker rahim. 

3. Nyeri di sekitar pinggul

Ops, nyeri pada pinggul juga dapat menjadi faktor penting yang harus diperhatikan dalam hubungannya yang dapat menjadi salah satu ciri umum kanker rahim. 

4. Pendarahan setelah menopause

Pendarahan setelah menopause pasti harus diperiksa oleh dokter kandungan (Spog) untuk mengetahui penyebab pastinya. Jika tidak pasti lah akan menjadi sesuatu yang mungkin berdampak serius, salah satunya adalah kanker rahim. Ciri pendarahan setelah menopause merupakan salah satu yang sangat umum terjadi pada penderita kanker rahim. 

5. Keputihan yang abnormal (diluar biasanya)

Anda sering keputihan ? mungkin tidak masalah karena memang bukan gejala penyakit tertentu. Namun jika jumlahnya sangat besar dan tidak seperti biasanya yang sangat mengganggu tentu ada sesuatu yang terjadi. Salah satu yang mungkin anda alami adalah kanker rahim. 

6. Pendarahan Pada Vagina, (ini tanda paling umum)

Perdarahan vagina yang tidak teratur atau tidak normal (bukan haid) adalah ciri yang paling umum dari kanker rahim. Pendarahan dapat terjadi antara periode menstruasi atau setelah berhubungan badan atau kapan pun selama tidak berhubungan dengan masa atau siklus mens anda. Kadang-kadang pendarahan pada vagina ini menunjukkan terdapat keputihan yang sedikit bercampur dengan darah, selain itu pendarahan saat haid juga akan berlangsung sedikit lebih lama dibandingkan biasanya. 

Pendarahan vagina juga dapat terjadi pada wanita menopause yang tidak lagi memiliki periode menstruasi. Ini adalah tanda peringatan utama kanker rahim atau masalah lain yang harus anda konsultasikan dengan dokter.  Ciri ciri pendarahan pada vagina yang disebabkan oleh kanker rahim: 

  • Datang tidak pada periode haid
  • Terjadi pada saat berhubungan badan
  • Terjadi setelah masa menopause

Ciri ciri kanker rahim memang sulit diketahui pada tahap awal, dan baru diketahui ketika sel telah menyebar dan menginfeksi bagian yang lebih luas. Jadi saran faktakanker sebaiknya anda melakukan tes secara rutin, terlebih anda merupakan salah satu wanita perokok, atau merasa faktor penyebab di atas menjadi bagian dari hidup anda.  

PT. Autoimun Care Indonesia memberikan fasilitas konsultasi gratis untuk Anda yang memiliki keluhan penyakit, obat kanker, dan masalah mengenai Kanker Serviks.

Bagikan Artikel Ini

Baca Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.