Miss V Bengkak Sebelah Kanan: Penyebab, Cara Penanganan, Cara Mengobati

Miss V bengkak sebelah kanan akan terasa sangat tidak nyaman pada wanita. Pembengkakan ini bisa terjadi karena kondisi medis tertentu pada vagina atau masalah kesehatan lainnya. 

Pembengkakan miss V sebelah kanan ini harus mendapatkan penanganan yang tepat agar tidak berkembang lebih buruk. 

Karena itu, Anda harus mencari tahu penyebab miss V bengkak sebelah kanan dan cara penanganan yang tepat. 

Penyebab Miss V bengkak Sebelah Kanan 

Ada beberapa penyebab miss V bengkak sebelah kanan, mulai dari yang ringan hingga cukup ganas. 

ISK

1. Cedera berhubungan seks 

Berhubungan seks yang tidak aman atau terlalu kasar bisa menyebabkan cedera pada organ intim, seperti miss V bengkak sebelah kanan yang menyebabkan ketidaknyamanan 

Bahkan, vagina yang tidak terlumasi dengan baik selama melakukan hubungan seks, foreplay, atau masturbasi terlalu lama dan kasar juga bisa menyebabkan vagina bengkak 

Tapi, Anda tidak perlu khawatir, karena biasanya kondisi ini akan berangsur pulih dalam beberapa hari.

Baca juga  Penyebab, Cara Mencegah dan Cara Mengobati Miss V Gatal

2. Bisul, abses, jerawat 

Penyebab miss V bengkak sebelah kanan lainnya adalah bisul, abses atau jerawat. Bisul adalah benjolan di bagian organ intim atau sekitarnya. Kondisi ini terjadi akibat infeksi kulit atau peradangan pada folikel rambut atau kelenjar minyak di kulit. 

Awalnya, kulit akan terlihat merah karena meradang. Kemudian gejala ini akan berkembang membengkak dan membentuk benjolan. Kondisi ini diikuti dengan terbentuknya nanah sekitar 4–7 hari setelah terjadi infeksi. 

Bisul yang menyebabkan miss V sebelah kanan bengkak ini biasanya sembuh dengan sendirinya. Tapi, kondisi ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan akibat nyeri atau gatal. 

3. Vaginitis 

Vaginitis adalah peradangan pada vagina yang bisa menyebabkan miss V bengkak sebelah kanan. Kondisi ini biasanya diawali dengan gatal di vagina dan keputihan. Bedanya dengan keputihan normal yang tak berbau atau berbau khas, keputihan akibat kondisi ini berbau tidak sedap. 

Sebenarnya, vagina secara alami terus memproduksi cairan dengan jumlah dan teksturnya berubah-ubah sepanjang siklus menstruasi. 

Pada kondisi tertentu, cairan vagina akan lebih kental dan banyak sehingga muncul sebagai keputihan. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua keputihan merupakan gejala vaginitis. 

4. Iritasi

Miss V bengkak sebelah kanan juga bisa akibat iritasi. Penyebab vagina iritasi visa bisa karena penggunaan celana dalam terlalu ketat, pemakaian produk pembersih vagina, pelumas vagina yang mengandung spermisida, sabun berbahan iritatif seperti parfum hingga bahan kimia yang terdapat pada tisu toilet atau pembalut. 

5. Infeksi 

Infeksi juga bisa menyebabkan miss V bengkak sebelah kanan, baik infeksi candidiasis dan bakterial vaginosis.. Vaginosis bakterialis adalah infeksi vagina akibat bakteri. Selain vagina bengkak, infeksi ini juga ditandai dengan rasa gatal pada vagina dan keputihan yang berbau tak sedap. 

Sementara, infeksi jamur yang menyerang vagina ditandai dengan vagina bengkak, nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seks dan keputihan yang kental dan menggumpal. Adapun infeksi vagina yang disebabkan oleh virus contohnya adalah herpes genital. 

6. Kista bartholini 

Kista bartholini juga termasuk penyebab miss V bengkak sebelah kanan. Kista bartholini adalah kantong berisi cairan pada kelenjar bartholini yang berfungsi untuk menghasilkan cairan pelumas. 

Kista bartholini ini sering kali tidak bergejala. Tapi, biasanya kondisi ini menyebabkan munculnya gejala bengkak atau benjolan pada satu sisi vagina, tidak nyaman saat duduk atau nyeri. Jika kista terinfeksi bisa menjadi bartholinitis dengan keluhan yang lebih nyeri 

7. Penyakit menular seksual 

Infeksi menular seksual atau penyakit menular seksual adalah penyakit yang menular melalui hubungan seks, baik vaginal maupun anak. Tapi, penularan juga bisa terjadi melalui transfusi darah atau berbagi pakai jarum suntik dengan penderita. Penyakit ini biasanya ditandai dengan ruam dan keputihan. 

Ada banyak jenis penyakit menular seksual, termasuk chlamydia, gonore, sifiliw, herpes, HPV dan HIV. Kondisi ini juga bisa menyebabkan miss V bengkak sebelah kanan. 

8. Kista Gartner 

Kista Gartner bisa menyebabkan terjadinya penumpukan nanah pada kista sehingga menimbulkan bengkak dan nyeri bila sampai terinfeksi. 

9. Kanker vagina 

Kanker vagina sering kali tidak menimbulkan gejala pada stadium awal. Tapi, kondisi ini bisa menimbulkan gejala berupa benjolan atau bengkak di vagina, nyeri panggul, perdarahan dan nyeri setelah berhubungan seksual, atau nyeri saat buang air kecil. 

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker vagina adalah usia di atas 60 tahun, menderita kutil di vagina (infeksi HPV), pernah operasi pengangkatan rahim untuk tumor jinak maupun kanker. 

Cara Penanganannya 

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menangani dan mencegah pembengkakan vagina, antara lain:

  1. Pakai celana dalam yang nyaman dan tidak ketat
  2. Hindari penggunaan pantyliners
  3. Pakai celana dalam berbahan katun dan ganti secara berkala 2-3 kali sehari
  4. Pakai deterjen hypoallergenic
  5. Sering ganti pembalut saat menstruasi
  6. Hindari penggunaan pantyliners
  7. Hindari membersihkan vagina pakai sabun kewanitaan, cukup air bersih saja
  8. Basuh dan keringkan vagina dari depan ke belakang
  9. Terapkan perilaku seks yang sehat
  10. Jalani pola hidup sehat
  11. Jaga kebersihan area kemaluan
  12. Konsumsi makanan sehat bergizi, sayur dan buah 
  13. Minum air putih yang cukup 

Kapan Harus ke Dokter? 

Anda harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kulit dan kelamin bila mengalami pembengkakan vagina sebelah kanan. Apalagi, kalau Anda sudah mengalami gejalanya lebih dari 3 hari.

Bagikan Artikel Ini

Baca Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.