Sering Buang Air Kecil, Mudah Haus, Lapar, dan Lelah?
Itu Gejala Diabetes, Berikut Penjelasan Beserta Solusinya.

Sering Buang Air Kecil, Mudah Haus, Lapar, dan Lelah?
Itu Gejala Diabetes, Berikut Penjelasan Beserta Solusinya.

Sebelum memulai, izinkan Kami bertanya agar dapat memberikan solusi dan informasi terbaik untuk Anda.

Oke terima kasih, salam kenal {Boleh Kami Tahu Nama Anda?|text_106_2} 🙂

Yuk baca dulu tanda dan gejala Penyakit Sindrom Nefrotik berikut!
Rekomendasi personal akan kami berikan diakhir halaman ini khusus untuk {Boleh Kami Tahu Nama Anda?|text_106_2}.

Sering buang air kecil, mudah haus, lapar, dan mudah lelah merupakan gejala diabetes yang umum terjadi. Cara penyembuhannya membutuhkan waktu berbeda-beda tergantung penyebab pasti dan stadiumnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui asal usul penyebab dan kondisi tubuh terkini agar bisa dilakukan penanganan yang tepat.

Sering buang air kecil, mudah haus, lapar, dan mudah lelah merupakan gejala diabetes yang umum terjadi. Cara penyembuhannya membutuhkan waktu berbeda-beda tergantung penyebab pasti dan stadiumnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui asal usul penyebab dan kondisi tubuh terkini agar bisa dilakukan penanganan yang tepat.

Sekilas Tentang Penyakit Diabetes

Diabetes adalah penyakit kronis menahun bahkan berpotensi seumur hidup dengan tanda atau ciri-ciri tingginya kadar gula (glukosa) dalam darah akibat tidak bisa diubah menjadi energi yang diperlukan tubuh.

Apa fungsi Glukosa dalam darah?

Jika dilihat dari namanya, yaitu “gula darah” tentu yang akan terlintas dalam pikiran kita ada gula di dalam darah. Betul, karena pengukuran gula darah didasarkan pada jumlah glukosa di dalam darah kita.

Glukosa dalam darah berasal dari karbohidrat makanan dan disimpan sebagai glikogen di hati dan juga di otot. Glukosa dalam darah berfungsi sebagai sumber energi, membentuk DNA, dan mencegah sel saraf dalam jaringan otak keracunan amonia. Ini semua baik jika jumlah glukosa / gula darah dalam posisi stabil normal yakni tidak kekurangan dan tidak kelebihan.

Sekilas Tentang Penyakit Diabetes

Diabetes adalah penyakit kronis menahun bahkan berpotensi seumur hidup dengan tanda atau ciri-ciri tingginya kadar gula (glukosa) dalam darah akibat tidak bisa diubah menjadi energi yang diperlukan tubuh.

Apa fungsi Glukosa dalam darah?

Jika dilihat dari namanya, yaitu “gula darah” tentu yang akan terlintas dalam pikiran kita ada gula di dalam darah. Betul, karena pengukuran gula darah didasarkan pada jumlah glukosa di dalam darah kita.

Glukosa dalam darah berasal dari karbohidrat makanan dan disimpan sebagai glikogen di hati dan juga di otot. Glukosa dalam darah berfungsi sebagai sumber energi, membentuk DNA, dan mencegah sel saraf dalam jaringan otak keracunan amonia. Ini semua baik jika jumlah glukosa / gula darah dalam posisi stabil normal yakni tidak kekurangan dan tidak kelebihan.

Berbagai Gejala Diabetes yang Perlu Anda Sadari Sejak Dini

Berbagai Gejala Diabetes yang Perlu Anda Sadari Sejak Dini

1. Sering buang air kecil

Sering buang air kecil adalah salah satu tanda diabetes. Gejala ini meningkatkan peluang positif diabetes jika terjadi di malam hari, bahkan sampai sering membangunkan Anda di tengah malam untuk pergi ke kamar mandi.

2. Mudah Haus

Mudah haus adalah hasil dari sering buang air kecil. Karena tubuh mengeluarkan banyak cairan, sehingga tubuh jadi haus dan memberikan sinyal kepada tubuh agar tidak mengalami dehidrasi. Namun rasa haus ini berbeda dengan rasa haus biasa karena tidak akan hilang walaupun sudah banyak minum.

3. Mudah Lapar

Mudah Lapar adalah gejala diabetes sangat umum yang jarang disadari. Kondisi ini biasanya terjadi ketika pengidap diabetes baru saja makan banyak.

Makanan diubah menjadi glukosa. Glukosa kemudian akan digunakan sebagai sumber energi. Namun untuk penderita diabetes, organ tubuh pankreasnya bermasalah memproduksi hormon insulin. Akibatnya, konversi glukosa dalam makanan menjadi energi yang dibutuhkan tubuh terhambat.

Kebutuhan energi tidak terpenuhi walaupun banyak makan. Tubuh merasa belum menerima energi, kekurangan energi, dan mengirimkan sinyal untuk mulai makan lagi.

4. Kulit kering

Kondisi ini terjadi karena tubuh kehilangan banyak cairan akibat sering buang air kecil. Kulit kehilangan kelembapan alaminya. Selain itu, Diabetes menimbulkan gejala lain berupa bintik hitam pada kulit yang makin lama makin banyak, membesar, lebih tebal, bahkan bersisik.

5. Luka yang susah sembuh

Infeksi, gigitan serangga, memar, atau luka susah sembuh merupakan gejala diabetes. Hal ini terjadi karena gula darah yang tinggi menyebabkan dinding arteri menyempit dan mengeras. Akibatnya, aliran darah yang kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh terhambat. Otomatis bagian luka yang sangat membutuhkan oksigen dan nutrisi dalam darah terhambat sehingga sulit sembuh.

luka lama sembuh

6. Pandangan kabur, buram, atau keruh

Gejala diabetes berhubungan juga dengan gangguan penglihatan seperti mata kabur, keruh, atau keruh. Keluhan seperti itu yang terjadi pada usia dini menjadi tanda komplikasi diabetes tipe 1.

Kerusakan saraf dan pendarahan pada pembuluh mata bisa terjadi akibat gula darah yang terlampau tinggi. Kondisi ini diakibatkan terganggunya transmisi informasi dan sinyal dari retina mata ke otak.

7. Lemas atau kelelahan

Ada 2 faktor yang menyebabkan tubuh mudah capek, lemas, atau lelah yaitu gula darah terlalu tinggi atau sebaliknya gula darah terlalu rendah.

Lemas terjadi karena hormon insulin tidak bekerja secara efektif dalam menghasilkan energi untuk tubuh. Tubuh membutuhkan insulin untuk mengubah glukosa menjadi energi bagi sel-sel tubuh. Jika fungsi atau produksi insulin terganggu, glukosa tidak dapat masuk ke sel-sel tubuh dan malah menumpuk di dalam darah. Akibatnya, sel tubuh tidak menerima asupan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsinya secara optimal.

mudah lelah

8. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Gejala diabetes pada wanita dan pria itu mirip. Namun, beberapa gejala diabetes hanya terjadi pada wanita. Gejala itu mirip dengan sindrom ovarium polikistik.

Sindrom ovarium polikistik terjadi ketika kelenjar adrenal memproduksi lebih banyak hormon pria karena resistensi insulin.

Gejala ini seperti menstruasi yang tidak teratur, penambahan berat badan, berjerawat dan mudah depresi. Selain itu, sindrom ini juga dapat menyebabkan ketidaksuburan dan meningkatnya gula darah.

1. Sering buang air kecil

Sering buang air kecil adalah salah satu tanda diabetes. Gejala ini meningkatkan peluang positif diabetes jika terjadi di malam hari, bahkan sampai sering membangunkan Anda di tengah malam untuk pergi ke kamar mandi.

2. Mudah Haus

Mudah haus adalah hasil dari sering buang air kecil. Karena tubuh mengeluarkan banyak cairan, sehingga tubuh jadi haus dan memberikan sinyal kepada tubuh agar tidak mengalami dehidrasi. Namun rasa haus ini berbeda dengan rasa haus biasa karena tidak akan hilang walaupun sudah banyak minum.

3. Mudah Lapar

Mudah Lapar adalah gejala diabetes sangat umum yang jarang disadari. Kondisi ini biasanya terjadi ketika pengidap diabetes baru saja makan banyak.

Makanan diubah menjadi glukosa. Glukosa kemudian akan digunakan sebagai sumber energi. Namun untuk penderita diabetes, organ tubuh pankreasnya bermasalah memproduksi hormon insulin. Akibatnya, konversi glukosa dalam makanan menjadi energi yang dibutuhkan tubuh terhambat.

Kebutuhan energi tidak terpenuhi walaupun banyak makan. Tubuh merasa belum menerima energi, kekurangan energi, dan mengirimkan sinyal untuk mulai makan lagi.

4. Kulit kering

Kondisi ini terjadi karena tubuh kehilangan banyak cairan akibat sering buang air kecil. Kulit kehilangan kelembapan alaminya. Selain itu, Diabetes menimbulkan gejala lain berupa bintik hitam pada kulit yang makin lama makin banyak, membesar, lebih tebal, bahkan bersisik.

5. Luka yang susah sembuh

Infeksi, gigitan serangga, memar, atau luka susah sembuh merupakan gejala diabetes. Hal ini terjadi karena gula darah yang tinggi menyebabkan dinding arteri menyempit dan mengeras. Akibatnya, aliran darah yang kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh terhambat. Otomatis bagian luka yang sangat membutuhkan oksigen dan nutrisi dalam darah terhambat sehingga sulit sembuh.

luka lama sembuh

6. Pandangan kabur, buram, atau keruh

Gejala diabetes berhubungan juga dengan gangguan penglihatan seperti mata kabur, keruh, atau keruh. Keluhan seperti itu yang terjadi pada usia dini menjadi tanda komplikasi diabetes tipe 1.

Kerusakan saraf dan pendarahan pada pembuluh mata bisa terjadi akibat gula darah yang terlampau tinggi. Kondisi ini diakibatkan terganggunya transmisi informasi dan sinyal dari retina mata ke otak.

7. Lemas atau kelelahan

Ada 2 faktor yang menyebabkan tubuh mudah capek, lemas, atau lelah yaitu gula darah terlalu tinggi atau sebaliknya gula darah terlalu rendah.

Lemas terjadi karena hormon insulin tidak bekerja secara efektif dalam menghasilkan energi untuk tubuh. Tubuh membutuhkan insulin untuk mengubah glukosa menjadi energi bagi sel-sel tubuh. Jika fungsi atau produksi insulin terganggu, glukosa tidak dapat masuk ke sel-sel tubuh dan malah menumpuk di dalam darah. Akibatnya, sel tubuh tidak menerima asupan energi yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsinya secara optimal.

mudah lelah

8. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Gejala diabetes pada wanita dan pria itu mirip. Namun, beberapa gejala diabetes hanya terjadi pada wanita. Gejala itu mirip dengan sindrom ovarium polikistik.

Sindrom ovarium polikistik terjadi ketika kelenjar adrenal memproduksi lebih banyak hormon pria karena resistensi insulin.

Gejala ini seperti menstruasi yang tidak teratur, penambahan berat badan, berjerawat dan mudah depresi. Selain itu, sindrom ini juga dapat menyebabkan ketidaksuburan dan meningkatnya gula darah.

Nah, dari delapan gejala di atas, mana saja yang sedang atau pernah Anda alami?

dokter mikir

Baik, terima kasih telah menyampaikan kondisi Anda saat ini.

Silahkan baca terus kelanjutannya. Kami akan memberi rekomendasi terbaik untuk Anda di akhir halaman ini.


Oh ya, Jika Anda ingin berkonsultasi secepatnya bahkan langsung sekarang, silahkan klik di bawah ini :


Sekarang, kami akan merekomendasikan beberapa cara efektif untuk menghindari atau mengatasi (jika sudah terlanjur kena) penyakit diabetes Anda.

Simak baik-baik ya!

4 Cara Mengatasi Penyakit Diabetes yang Tepat
dan Mudah Dilakukan

4 Cara Mengatasi Penyakit Diabetes yang Tepat
dan Mudah Dilakukan

kesehatan tubuh

1. Pola makan sehat

Menjalani pola makan sehat adalah salah satu kunci utama untuk terhindar dari diabetes. Anda disarankan untuk membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, kalori, dan lemak. Rekomendasi pola makan khusus untuk Anda akan kami berikan kemudian.

olahraga di rumah

2. Olahraga secara rutin

Olahraga rutin dapat membantu tubuh memproduksi dan menggunakan hormon insulin dengan lebih efektif, sehingga kadar gula dalam darah dapat lebih terkontrol sesuai kebutuhan saat itu.

berat badan

3. Menjaga berat badan ideal

Berat badan ideal dapat ditentukan menggunakan kalkulator BMI. Jika nilai BMI tubuh Anda tinggi hingga melebihi batas normal, maka bisa saja Anda mengalami obesitas dan rentan terkena diabetes. Rekomendasi cara menjaga berat badan khusus untuk Anda akan kami berikan kemudian.

Stress

4. Mengelola stres dengan baik

Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat meningkatkan risiko diabetes. Hal ini karena saat mengalami stres, tubuh akan melepaskan hormon stres (kortisol) yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.

Bagaimana, Cukup Efektif dan Mudah Bukan Cara yang Kami Rekomendasikan?

Apabila Anda belum puas dengan pemaparan Kami di atas, jangan khawatir. Anda bisa mengonsultasikan kondisi Anda kepada Autoimuncare Digital Health Service.

Ceritakan masalah gejala diabetes yang Anda rasakan. Kami akan berusaha membantu memberikan solusi terbaik untuk Anda.

Semua informasi yang Anda berikan dalam formulir ini akan kami jaga kerahasiaannya demi kenyamanan Anda



Hasil rekomendasi dan informasi berkualitas dari Autoimuncare Digital Health Service akan Kami kirim kepada {Nama|text_76_2} melalui 3 cara sekaligus yaitu : Email, Chat WA, dan Telepon.
Adapun waktu pengiriman hasil maksimal 1 x 24 jam (Senin - Jum'at).
Jika pengisian {Nama|text_76_2} dilakukan pada hari Sabtu / Minggu, maka hari Senin akan Kami kirim.
 
Mohon {Nama|text_76_2} berkenan menunggu kabar baik dan solusi yang akan Kami sampaikan.
Terimakasih, sampai jumpa lagi 🙂

Oh ya, jika {Nama|text_76_2} inginnya berkonsultasi langsung sekarang, bisa klik di bawah ini :


Obat Herbal Terstandarisasi BPOM dengan Teknologi Nano.

Autoimun Care Indonesia saat ini telah mengembangkan produk-produk obat herbal unggulan yang dapat membantu mengatasi berbagai masalah penyakit kronis dan gangguan metabolik.

Jl. Saladara No.18, Karyamulya, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45131

All Reserved Copyright – 2022 © PT. Autoimun Care Indonesia