Nyeri Pinggang Terasa Menjalar ke Area Perut Bawah dan Selangkangan?

Waspada Penyakit Batu Ginjal!

Jika iya silahkan baca informasi lengkap dibawah ini

Nyeri pinggang terasa menjalar ke area perut bawah dan selangkangan?

Waspada Penyakit Batu Ginjal!

Jika iya silahkan baca informasi lengkap dibawah ini

Nyeri Pinggang Terasa Menjalar ke Area Perut Bawah dan Selangkangan?

Nyeri pinggang terasa menjalar ke area perut bawah dan selangkangan adalah salah satu ciri atau gejala batu ginjal. Jika Anda mengalaminya dengan beberapa gejala seperti kencing berbusa, Anda perlu lebih waspada lagi!

Batu yang terbentuk disaluran kemih biasanya dikarenakan kurangnya konsumsi air putih dan banyaknya konsumsi minuman yang berwarna seperti kopi/teh serta minuman kemasan lainnya. Komplikasi lebih lanjut jika batu ginjal tidak ditangani segera dan dengan penanganan yang tepat bisa menyebabkan gagal ginjal, dikarenakan batu ginjal ini dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal. 

Batu yang membentuk ukuran cukup besar akan sulit melewati saluran kemih, dan akitbatnya seseorang dapat mengalami nyeri yang hebat di area pinggang khususnya.

“Kondisi batu ginjal biasanya disebabkan kurangnya asupan cairan dalam tubuh. maka dari itu, sebaiknya Anda tahu berapa asupan cairan normal dalam sehari”

Anda Perlu Tau!

Asupan carian yang normal dalam sehari adalah 8 gelas perhari atau setara dengan 2 liter.

 

note: tidak ada ukuran pasti untuk berat badan, kebutuhan air tergantung dalam aktivitas dan lingkungan

Sebelum memulai, izinkan Kami bertanya agar dapat memberikan solusi dan informasi terbaik untuk Anda.

Oke terima kasih, salam kenal 🙂

Yuk baca dulu tanda dan gejala Penyakit berikut!
Rekomendasi personal akan kami berikan diakhir halaman ini khusus untukmu.



Gejala Batu Ginjal

Ada beberapa gejala khas batu ginjal. Yaitu: 

1. Nyeri pada punggung, pinggang, atau perut hingga selangkangan

Indikasi batu ginjal yang paling khas adalah munculnya nyeri di daerah pinggang, punggung, dan perut. Kolik ginjal adalah nama lain untuk penyakit ini. Ketika batu melewati ureter dan menghalangi aliran urin dari ginjal ke kandung kemih, rasa sakit dapat terjadi.

Saat ureter berkontraksi untuk mendorong batu keluar, nyeri yang muncul pertama kali bisa terjadi secara tidak terduga, datang dan pergi, dan memburuk. Tidak hanya area pinggang, punggung, dan perut yang menyebabkan nyeri, tetapi juga area selangkangan.

2. Sering buang air kecil

Meski tidak banyak minum, sering buang air kecil bisa menjadi tanda batu ginjal. Kebutuhan untuk buang air kecil bisa menjadi tidak tertahankan. Ketika batu ginjal mulai melewati saluran kemih, sindrom ini sering berkembang.

sering buang air kecil tapi sedikit

3. Terasa nyeri ketika buang air kecil

Batu ginjal dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil, di antara gejala lainnya. Masalah ini bisa terjadi pada pria dan wanita. 

Wanita akan mengalami nyeri saat buang air kecil di bagian perut bawah, sedangkan pria akan nyeri buang air kecil disebabkan karena batu ginjal sudah berada di saluran kemih (uretra) di bawah kandung kemih.

nyeri saat buang air kecil

4. Kencing sedikit atau anyang-anyangan

Salah satu tanda batu ginjal adalah sedikit atau tidak ada urin. Sindrom ini dapat berkembang jika batu ginjal bersarang di ureter dan menghentikan aliran urin, menyebabkan kencing secara bertahap memenuhi kandung kemih.

Anda bahkan mungkin tidak dapat buang air kecil sama sekali jika sumbatan pada sistem saluran kemih parah. Kondisi ini membutuhkan perhatian medis yang cepat karena mungkin berbahaya.

kencing nanah

5. Warna urine keruh atau berbau tidak sedap

Nanah atau banyak sel darah putih dalam urin dapat menyebabkan urin keruh. Sementara, bakteri atau urin yang pekat dapat menyebabkan urin berbau busuk.

urine gelap

6. Terdapat darah di dalam urine

Adanya darah dalam urin, juga dikenal sebagai hematuria, merupakan tanda lain dari batu ginjal. Jaringan lunak yang melapisi saluran kemih, termasuk di ureter, dapat meradang oleh batu ginjal, yang mengakibatkan penyakit ini.

Merah muda, merah tua, atau darah coklat dapat ditemukan dalam urin. Namun, terkadang pada pemeriksaan laboratorium urin, jumlah darah yang dikeluarkan sangat sedikit (mikrohematuria) sehingga hanya dapat diamati dengan mikroskop.

kencing berdarah

7. Demam atau meriang

Demam dan menggigil bisa menjadi indikator penyakit lain, tetapi juga bisa mengindikasikan batu ginjal. Ketika batu ginjal telah menimbulkan komplikasi serius yang memerlukan perawatan medis segera.

demam mengigil
Nah, dari 7 gejala di atas, mana saja yang Anda alami secara bersamaan?
dokter mikir
Jika Anda mengalami gejala tersbut

Anda akan lebih rentan beresiko terinfeksi penyakit gagal ginjal akut


Simak sekilas informasi gagal ginjal akut dan Pengobatannya



Jika Anda kurang minum, Nyeri di pinggang dan, mengalami gejala lainnya di atas secara bersamaan.

hati-hati!! Mungkin Anda sudah terkena Batu Ginjal

Pastikan Anda mengisi form di atas untuk mengetahui seberapa parah keadaan Anda saat ini, agar lebih mudah memahami Tipe Batu Ginjal dibawah ini

Jenis Batu Ginjal

Batu Kalsium

Jenis batu ginjal yang paling khas dihasilkan ketika kalsium dan oksalat bercampur dalam urin. Asupan kalsium dan cairan yang tidak mencukupi, di antara faktor-faktor lain, dapat membantu perkembangan mereka.


Oksalat dibuat oleh hati dan dicerna oleh makanan, termasuk beberapa buah dan sayuran, kacang-kacangan, dan cokelat.

Batu Asam Urat

Ini adalah jenis batu ginjal khas lainnya. Makanan kaya purin, komponen kimia alami, termasuk jeroan dan kerang. Peningkatan produksi monosodium urat dihasilkan dari asupan purin yang berlebihan, dan dalam kondisi yang tepat, zat ini dapat menghasilkan batu ginjal.

Batu Struvit

Batu yang kurang umum disebabkan oleh infeksi saluran kemih.

Kalsium karbonat, magnesium, dan fosfat dalam urin bergabung untuk menghasilkan batu struvite. Batu yang terbuat dari struvit dapat tumbuh dan terbentuk dengan cepat.

Batu Sistin

Salah satu jenis batu yang jarang terjadi adalah batu ginjal. Sistinuria adalah kelainan keturunan yang menyebabkan terbentuknya batu sistin. Ginjal mengeluarkan asam amino dalam jumlah berlebihan karena kondisi yang diwariskan ini.

Informasi dikutip dari National Kidney Foundation

Bahaya Batu Ginjal yang Tidak Ditangani

Berikut adalah sejumlah komplikasi dan bahaya dari batu ginjal yang tidak ditangani: 

1. Kencing berdarah

Hematuria, kadang-kadang dikenal sebagai kencing berdarah, adalah suatu kondisi ketika urin mengandung sel darah merah. Hematuria dapat mengindikasikan masalah pada ginjal atau organ tubuh lainnya.

Cedera bisa terjadi akibat batu ginjal selain menyumbat saluran kemih. Akibatnya, Anda bisa mengeluarkan darah saat buang air kecil.

Tubuh Anda mungkin menghasilkan urin berwarna merah terang, merah muda, atau cokelat jika terjadi pendarahan yang signifikan.

kencing berdarah

2. Pembengkakan ginjal

Batu ginjal yang menyumbat ureter dapat menyebabkan pembengkakan pada ginjal. pembengkakan ginjal akibat pengumpulan urin di ginjal dan tidak mencapai kandung kemih.

Penyebab paling umum dari kondisi ini, yang dikenal secara medis sebagai hidronefrosis, adalah penyumbatan pada saluran kemih. Tingkat keparahan juga memengaruhi gejala Anda.

Keadaan yang menyebabkan hidronefrosis harus segera diobati. Kemungkinan berkembangnya kerusakan ginjal yang ireversibel dapat meningkat jika kondisinya parah.

3. Infeksi ginjal

Gangguan yang dikenal sebagai pielonefritis (infeksi ginjal) dapat memengaruhi satu atau kedua ginjal. Infeksi virus atau bakteri mungkin menjadi sumber masalah kesehatan ini.

Risiko Anda terkena infeksi ginjal dapat meningkat jika Anda mengalami obstruksi saluran kemih. Salah satunya adalah komplikasi batu ginjal yang mengakibatkan penyumbatan.

Gejala pielonefritis dapat berupa rasa tidak nyaman saat buang air kecil, urin berdarah, sering buang air kecil, mual, dan muntah, paling mirip dengan infeksi kandung kemih umum (ISK).

Namun, infeksi ginjal memiliki risiko yang sedikit lebih tinggi. Organ ginjal penyaring darah dapat memungkinkan bakteri atau virus berpindah ke area tubuh lain melalui aliran darah.

4. Bakteremia

Penyakit medis yang dikenal sebagai bakteremia juga bisa disebabkan oleh batu ginjal. Ketika bakteri hadir dalam aliran darah, itu dikenal sebagai bakteriemia.

Individu yang memiliki infeksi ginjal selain batu ginjal lebih mungkin mengembangkan bakteremia. Hal ini terjadi akibat peran ginjal dalam menyaring darah dari setiap bagian tubuh Anda.

Penyakit ini dapat terjadi akibat infeksi pada paru-paru atau gigi selain infeksi ginjal. Mungkin ada gejala yang sebanding dengan penyakit umum, seperti demam, mual, dan muntah.

Bakteri aliran darah akan dilawan oleh tubuh. Keracunan darah dapat terjadi akibat kondisi ini, jika tubuh tidak mampu melawannya.

Cara mengobati penyakit HIV

5. Ginjal Mengalami kerusakan

Menurut MedlinePlus, antara 35 dan 50% orang yang memiliki satu batu ginjal akan mengalami perkembangan batu berikutnya dalam waktu 10 tahun.

Fungsi ginjal pasti akan terpengaruh oleh masalah batu ginjal. Batu dapat meningkatkan kemungkinan berkembangnya gagal ginjal kronis dan menyebabkan obstruksi ginjal pada sistem kandung kemih.

Dalam gangguan ini, juga dikenal sebagai penyakit ginjal kronis (PGK), kemampuan ginjal untuk menyaring limbah, mengatur aliran udara dalam tubuh, dan melakukan tugas lainnya hilang.

Gagal ginjal kronis dapat berkembang perlahan seiring waktu. Selain itu, pada kasus yang parah, dokter dapat merekomendasikan terapi termasuk dialisis dan perbaikan ginjal.

Jika Anda Tidak Ingin Menghadapi Dampak-Dampak Di atas. Jangan khawatir!
Kami Mempunyai Solusi Untuk Anda

1. Minum Air Putih

Salah satu teknik untuk memastikan agar ginjal berfungsi lebih efisien dan mencegah pembentukan batu ginjal adalah dengan mempertahankan tingkat cairan tubuh yang cukup. Konsumsi air yang meningkat juga dapat memperlancar pengeluaran batu ginjal lebih cepat.

minum air putih

2. Jus Seledri dan Akar Dandelion

Untuk banyak manfaat kesehatannya, termasuk sebagai pengobatan rumahan untuk menghilangkan batu ginjal, jus seledri terkenal. Sayuran pemecah batu ginjal yang dikenal sebagai seledri memiliki antioksidan, tindakan diuretik yang diduga meningkatkan produksi urin, menurunkan risiko kekambuhan batu ginjal, dan juga dianggap membantu melarutkan batu ginjal yang ada.

3. Air lemon

Tampaknya air lemon tidak hanya menghidrasi tetapi juga dapat digunakan sebagai pengobatan batu ginjal alami. Penjelasannya, batu ginjal yang masih kecil dapat dihancurkan oleh molekul asam sitrat pada air lemon sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui urine. Selain itu, rutin meminum air lemon yang kaya akan vitamin C dapat membantu menghentikan perkembangan kuman di dalam tubuh.

4. Jus Buah Delima

Jus delima telah lama digunakan sebagai pengobatan rumahan untuk memperbaiki fungsi ginjal secara umum. Faktanya, minuman tunggal ini dapat membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh.

5. Cuka Apel

Asam asetat, yang terdapat dalam cuka sari apel, telah terbukti bermanfaat dalam pemecahan dan pembubaran batu ginjal kecil. Selain itu, cuka sari apel dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit yang disebabkan oleh batu ginjal.

mandi

Bagaimana, Cukup Efektif dan Mudah Bukan Cara yang Kami Rekomendisikan?

Apabila Anda belum puas dengan pemaparan Kami di atas, jangan khawatir. Anda bisa mengonsultasikan kondisi Anda dengan Autoimuncare Digital Health Service

All Reserved Copyright – 2023 © PT. Autoimun Care Indonesia