Apakah Luka Bibir Pada ODHA Bisa Menyebabkan HIV?

luka bibir hiv
demam, tenggorokan sakit, dan pusing kepala?

Luka pada mulut seperti sariawan atau luka kecil tidak menimbulkan risiko penularan HIV. Namun, luka bibir pada ODHA bisa saja menularkan HIV jika ODHA tersebut memiliki herpes. Selain itu, juga pada ODHA yang memiliki riwayat infeksi menular seksual lainnya seperti sifilis, gonore, dan klamidia. 

Luka pada bibir yang mengalami pendarahan apabila terjadi kontak langsung dengan orang HIV-negatif, maka HIV dalam luka dapat masuk ke aliran darah orang HIV-negatif tersebut. Meskipun demikian, penularan HIV semacam ini jarang terjadi. 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dari Amerika Serikat (CDC) juga menyatakan bahwa hanya sejumlah kecil data yang menunjukkan penularan HIV akibat kerusakan jaringan yang luas dan adanya darah yang bisa terjadi melalui kontak dengan kulit yang rusak, luka atau selaput lendir, dan darah atau cairan tubuh dari pengidap HIV. 

Perlu diingat, kemungkinan Anda dapat tertular HIV ialah jika melakukan kontak langsung dengan cairan tubuh tertentu dari pengidap HIV yang memiliki viral load terdeteksi. Cairan tersebut antara lain darah, air mani (cum) dan cairan pra-mani (pre-cum), cairan rektal, cairan vagina, serta ASI. 

Baca juga pertanyaan seputar HIV yang munkin pertanyaan Anda ada disini.


Demikian informasi mengenai luka pada bibir ODHA apakah dapat menularkan HIV. Informasi yang dimuat dalam artikel ini diambil dari berbagai referensi website kesehatan.

Bagikan Artikel Ini

Baca Artikel Terkait Lainnya

HIV stadium 4

Apa Bedanya HIV dan AIDS

Secara sederhana, perbedaan HIV dan AIDS itu sangat mudah. HIV merupakan sebuah virus, yang artinya bisa menyebar ke manusia-manusia lain seperti sifat virus pada umumnya.

luka lama sembuh

Apa Bisa Penularan HIV Melalui Luka?

Penularan HIV dapat terjadi melalui cairan dalam tubuh seperti darah, air mani dan cairan pra-mani, cairan rektal, cairan vagina, serta ASI. Sementara itu, penularan melalui